Ujian ketaatan kepada Tuhan

Tuhan senang kita mengalami kebesaranNya. Seperti Abraham, ia mendapat kebesaran Tuhan, Kej 12:1-3. Namun seperti Abraham diuji, demikian juga ada ujian bagi kita untuk mengalami kebesaran dan keagungan dari Tuhan.

Salah satu ujian bagi Abraham sehingga ia mengalami kebesaran Tuhan adalah Ujian ketaatan kepada Allah


Abraham mengasihi anaknya. 
Jelas sekali tekanan Tuhan mengambil anaknya Ishak untuk dikorbankan bukan pada “anakmu yang tunggal itu” tapi lebih kepada “anakmu…yang engkau kasihi yakni Ishak”. Jadi sebagai orang tua, Abraham mengasihi anaknya.

Abraham rela mengorbankan anaknya karena lebih mengasihi Tuhan.  
Tidak ada keraguan sama sekali dalam diri Abraham. Pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan allah kepadanya.” Abraham taat: menyerah pada rencana dan tujuan Tuhan. Abraham taat karena ia lebih mengasihi Tuhan dari pada anaknya yang tunggal.

Abraham menjadi bapa “yang besar” karena kebesaran cintanya dan ketaatannya kepada Tuhan

Ketaatan yang sesungguhnya: Pilihan terhadap siapa / apa yang paling kita kasihi. 

Taat merupakan pilihan dari apa yang paling kita kasihi, paling mempengaruhi hidup kita, apa yang kita pegang, apa yang paling kita agungkan, bahkan dari siapa yang kita puja. Siapa/apa yang paling kita kasihi saat ini? Jika pengaruh seseorang atau suatu apapun itu, lebih tinggi dalam diri kita , maka hal itu akan menentukan tindakan yang kita akan ambil. Jika uang yang kita utamakan sehingga menjadi materialis maka kita akan tunduk kepada hal-hal materi. Hal materilah yang menjadi tuhan. Kadang seseorang sangat kuat pengaruhnya sehingga kita lebih memilih untuk melakukan perintahnya dibandingkan dengan orang lain bahkan Tuhan sekalipun. Jadi siapa yang kita agungkan, siapa yang kita puja, siapa yang kita sembah akan menentukan keputusan yang akan kita ambil. Dan keputusan itu akan mempengaruhi seluruh hidup kita.

Taat Kepada Tuhan karena Dialah Penguasa Tunggal dan Sang Juruselamat.
Kita memilih taat kepada Tuhan karena Tuhan yang kita agungkan, yang kita puja, yang kita sembah melebihi apapun dan siapapun. Allah mengasihi kita lebih dari apapun dan Ia ingin kita lebih mengasihiNya lebih dari apapun. Kasihilah Tuhan lebih dari segalanya. Mat 10:37; 19:29;  Act 4:19; 5:29. 

Tuhan menyatakan kebesaranNya kepada orang yang mengasihiNya dan taat kepada perintah-perintahNya Joh 14:21

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s